Arsitektur Perbankan Indonesia (API)


Merupakan suatu kerangka dasar sistem perbankan Indonesia yang bersifat menyeluruh dan memberikan arah, bentuk, dan tatanan industri perbankan untuk rentang waktu lima sampai sepuluh tahun ke depan. |accounting-media.blogspot.com|

VISI :
mencapai suatu sistem perbankan yang sehat, kuat dan efisien guna menciptakan kestabilan system keuangan dalam rangka membantu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

The Basel Committee on Banking Supervision
Sebuah komite otoritas pengawas perbankan yang didirikan oleh gubernur bank sentral dari negara-negara G-10 pada tahun 1975. Lembaga ini terdiri dari wakil-wakil senior dari otoritas pengawas perbankan dan bank sentral dari Belgia, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Luksemburg, Belanda, Swedia, Swiss, Inggris dan Amerika Serikat.
The Basel Core Principles
Acuan dasar bagi pengawas perbankan di semua negara. Yang terdiri dari 25 prinsip dasar yang diantaranya:
  • ·         Persyaratan dan Pengawasan Perbankan yang Efektif –1
  • ·         Perizinan dan Struktur – 2 s/d 5
  • ·         Peraturan Prinsip Kehati-hatian – 6 s/d 15
  • ·         Metode Pengawas Perbankan Terus-menerus – 16 s/d 20
  • ·         Informasi – 21
  • ·         Wewenang formal Pengawas – 22, dan
  • ·         Perbankan Lintas Negara – 23 s/d 25

  • Enam pilar API Indonesia diantaranya :
  • Guna mempermudah pencapaian visi API sebagaimana diuraikan didepan maka ditetapkan beberapa sasaran yang ingin dicapai, yaitu:
    1. Menciptakan struktur perbankan domestik yang sehat yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendorong pembangunan ekonomi nasional yang berkesinambungan.
    2. Menciptakan sistem pengaturan dan pengawasan bank yang efektif dan mengacu pada standar internasional.
    3. Menciptakan industri perbankan yang kuat dan memiliki daya saing yang tinggi serta memiliki ketahanan dalam menghadapi risiko.
    4. Menciptakan good corporate governance dalam rangka memperkuat kondisi internal perbankan nasional.
    5. Mewujudkan infrastruktur yang lengkap untuk mendukung terciptanya industri perbankan yang sehat.
    6. Mewujudkan pemberdayaan dan perlindungan konsumen jasa perbankan.
                    
    Program Kegiatan API
    ·                     Program peningkatan kualitas pengaturan perbankan
    Program ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengaturan serta memenuhi standar pengaturan yang mengacu pada international best practices.
    ·                     Program peningkatan fungsi pengawasan
    Hal ini dicapai dengan peningkatkan kompetensi pemeriksa bank, peningkatan koordinasi antar lembaga pengawas, pengembangan pengawasan berbasis risiko, peningkatkan efektivitas enforcement, dan konsolidasi organisasi sektor perbankan di Bank Indonesia.
    ·                     Program peningkatan kualitas manajemen dan operasional perbankan
    Program ini bertujuan untuk meningkatkan good corporate governance (GCG), kualitas manajemen resiko dan kemampuan operasional manajemen.
    ·                     Program pengembangan infrastruktur perbankan
    Program ini bertujuan untuk mengembangkan sarana pendukung operasional perbankan yang efektif seperti credit bureau, lembaga pemeringkat kredit domestik, dan pengembangan skim penjaminan kredit.
    ·                     Program peningkatan perlindungan nasabah
    Program ini bertujuan untuk memberdayakan nasabah melalui penetapan standar penyusunan mekanisme pengaduan nasabah, pendirian lembaga mediasi independen, peningkatan transparansi informasi produk perbankan dan edukasi bagi nasabah


Related : Arsitektur Perbankan Indonesia (API)

0 Response to " Arsitektur Perbankan Indonesia (API) "

Post a Comment

Komentar, Kritik & Saran dapat Ditulis Disini..